Silakan colokkan HP/Modem yang Anda ingin instal di Gammu ke sembarang port komputer, yang paling stabil gunakan port yang dibelakang atau port komputer yang terhubung dengan badan motherbordnya langsung. Kalau admin pernah mencoba Modem Wavecom M1306B Q2403A Serial/RS232 dan Modem Huawei hasilnya memuaskan.
[gammu2]
port = com5:
connection = at115200
;.....
;.....
;.....
;gammucoding = utf8Begitu seterusnya...Langkah 3.Setelah file
gammurc diedit menyesuaikan jenis HP/modem dan port nya, langkah berikutnya adalah mengecek apakah kedua HP/modem sudah dapat dideteksi oleh Gammunya. Untuk melakukan hal ini adalah dengan mengetikkan perintah berikut ini pada direktori Gammu Anda melalui command prompt:
Perintah Ketik :
cd c:\smsku\Gammu\bin Sobat sesuaikan derektori Gammunya ditaruh dimana bisa di drive c: atau d:
Selanjutnya jika ditemukan akan muncul seperti dibawah ini
c:\Gammu\bin>gammu-smsd -c smsdrcKetik perintah pertama :
gammu 0 identifyKeterangan: perintah di atas untuk mengecek apakah Gammu sudah dapat mengenali HP/modem yang tercolok ke port COM1.
Ketik perintah kedua:
gammu 1 identify
Keterangan: perintah di atas untuk mengecek apakah Gammu sudah dapat mengenali HP/modem yang tercolok ke port COM7.
Begitu seterusnya...jika anda pasang HP/modem lebih dari 2 di komputer.
Dalam contoh ini, apabila kedua HP sudah dikenali oleh Gammu maka hasil dari kedua perintah di atas akan tampak informasi tentang HP/modem seperti di bawah ini.
Langkah 4.Setelah
gammurc dimodifikasi, langkah berikutnya adalah modifikasi file
smsdrc nya yang ada di direktori Gammu Anda. Karena Anda menggunakan lebih dari satu HP/modem, maka file
smsdrc nya juga dibuat lebih dari satu sejumlah HP/modem Anda. Trus.. nama filenya apa donk? Anda bisa beri nama filenya terserah, misalnya:
smsdrc1,
smsdrc2, dst… dengan cara copy file aslinya merenamenya.
Berikut ini contoh isi konfigurasi untuk file
smsdrc1 yang nantinya akan kita kaitkan dengan HP/modem yang tercolok di port COM1. Ubahlah pada bagian parameter tertentu saja seperti pada contoh ini bila Anda ingin Gammunya diintegrasikan dengan MySQL.
[gammu]
port = com1:
#model = 6110
connection = at115200
#..
#..
service = mysql
#..
# Configuration for using more phones on same database
phoneid = Phone1
#..
# Database backends congfiguration
user = root
password = root
pc = localhost# pc can also contain port or socket path after colon (eg. localhost:/path/to/socket)
database = sms
# DBI configuration
driver = mysql
# driverspath = /usr/lib/dbd/
# Database directory for sqlite
# dbdir = /var/lib/smsd
# Files backend configuration#..
#..
#..
Keterangan:
Perhatikan konfigurasi di atas! Di situ terdapat parameter ‘phoneid’. Phoneid ini penting karena nantinya digunakan untuk penanda ketika kita menerima atau mengirim sms. Misalkan kita ingin mengirim sms via HP yang tercolok di port COM1, maka kita gunakan phoneid tersebut ketika proses mengirimnya. Dalam contoh ini, HP/modem yang tercolok di COM1 ini dinamai ‘Phone1′. Hilangkan tanda # di depan parameter phoneid bila ada.
Berikut contoh isi konfigurasi file
smsdrc2yang nantinya kita kaitkan dengan HP/modem yang tercolok di port COM7.
[gammu]
port = com7:
#model = 6110
connection = at115200
#..
#..
service = mysql
#..
# Configuration for using more phones on same database
phoneid = Phone2
#..
# Database backends congfiguration
user = root
password = root
pc = localhost# pc can also contain port or socket path after colon (eg. localhost:/path/to/socket)
database = sms
# DBI configuration
driver = mysql
# driverspath = /usr/lib/dbd/
# Database directory for sqlite
# dbdir = /var/lib/smsd
# Files backend configuration#..
#..
#..
Keterangan:
Dalam contoh ini, HP/modem yang tercolok di port COM7 dinamai ‘Phone2′ pada phoneid nya.
Langkah 5.Setelah file
smsdrc kita buat sejumlah HP/modem nya, langkah berikutnya adalah menginstal servicenya. Karena jumlah HP/modem yang digunakan lebih dari satu, maka kita buat servicenya juga lebih dari satu. Berikut ini perintah untuk membuat servicenya melalui command prompt di dalam direktori Gammu.
Perintahnya adalah:
gammu-smsd.exe -c smsdrc1 -n gammu-i berikut ini perintah untuk menginstal service ke-2 untuk HP/modem yang tercolok ke port COM7 yang menggunakan file SMSDRC2 sebagai konfigurasinya, dan servicenya kita beri nama (gammu2).
gammu-smsd.exe -c smsdrc2 -n gammu1-i Cara yang sama juga dilakukan untuk 3 buah HP/modem atau lebih.
Apabila kedua service telah sukses dibuat, maka di bagian
Control Panel – Administrative Tools – Services akan muncul kedua service yang telah dibuat, sebagaimana tampak pada gambar di bawah ini
Untuk menjalankan servicenya, tinggal double klik saja pada kedua service tersebut.
CATATAN:Apabila terjadi error (Error 1053: The service did not respond to the start or control request in a timely fashion), hilangkan opsi “-f 0? pada service yang telah dibuat tadi, dengan cara:
a. Buka Registry Editor (Start>RUN>”regedit”)
b.Cari lokasi “HKLM\\SYSTEM\\CurrentControlSet\\Services\\[nama service gammu]”
b.Edit value bagian “ImagePath”, hilangkan “-f 0?
Demikian tips setting instalasi Gammu dengan lebih dari satu HP/modem sudah selesai. sekarang sobat bisa test kirim sms ke nomor modem sobat, Apa konfigurasi yang sobat lakukan sudah benar atau belum. Jika benar pesan SMS akan masuk ke tabel inbox pada Database SMS.
Semoga informasi diatas bermanfaat :)
Regards, Admin – puguh nugroho